Minggu, 10 November 2013

nahwu



A.    Ta’ajub ( (اللتعجب
(Pernyataan Kekaguman)
Untuk Ta’ajjub (menyatakan kekaguman) dalam bahasa arab, ada dua bentuk, yaitu :
مَا َافْعَلَ= Alangkah
اَفْعِلْ بِـــــ
Contoh :
مَا اَحْسَنَ الصِّدْقَ
اَحْسِنْ بِالصِّدْقِ
Artinya sama yaitu : 
Alangkah baiknya jujur itu.
اَحْسِنْFi’il madhi dengan bentuk fi’il amar mabni atas fathah muqaddar pada akhirnya. Yang tidak boleh dinyatakan karena terhalang oleh sukun mendatang, karena fi’il tersebut, berbentuk Amar.
اَلْبَاءُ {ب}adalah Zaidah (tambahan saja)
اَلصِّدْقِ Fa’il dan dhamir jar diletakkan pada tempat rafa’, karena adanya haraf jar tambahan itu.
Wazan مَاأَفْعَلَ, caranya yaitu banyak sifat yang menakjubkan dibentuk fi’il verba seperti wazan, kemudian disambung dengan kata orang atau kebendaan yang menyandang sifat menakjubkan tersebut. Secara struktural مَا berkedudukan sebagai mubtada, fi’il-nya sebagai khabar mubtada’ yang rabit-nya kembali ke مَاsedangkan kata orang atau kebendaan yang menyandang sifat menjadi maf’ul bih. Contoh :
مَاأَحْسَنَ الْعُلَمَاءَ: Alangkan baiknya para ilmuan!

nahwu



A.    Ta’ajub ( (اللتعجب
(Pernyataan Kekaguman)
Untuk Ta’ajjub (menyatakan kekaguman) dalam bahasa arab, ada dua bentuk, yaitu :
مَا َافْعَلَ= Alangkah
اَفْعِلْ بِـــــ
Contoh :
مَا اَحْسَنَ الصِّدْقَ
اَحْسِنْ بِالصِّدْقِ
Artinya sama yaitu : 
Alangkah baiknya jujur itu.
اَحْسِنْFi’il madhi dengan bentuk fi’il amar mabni atas fathah muqaddar pada akhirnya. Yang tidak boleh dinyatakan karena terhalang oleh sukun mendatang, karena fi’il tersebut, berbentuk Amar.
اَلْبَاءُ {ب}adalah Zaidah (tambahan saja)
اَلصِّدْقِ Fa’il dan dhamir jar diletakkan pada tempat rafa’, karena adanya haraf jar tambahan itu.
Wazan مَاأَفْعَلَ, caranya yaitu banyak sifat yang menakjubkan dibentuk fi’il verba seperti wazan, kemudian disambung dengan kata orang atau kebendaan yang menyandang sifat menakjubkan tersebut. Secara struktural مَا berkedudukan sebagai mubtada, fi’il-nya sebagai khabar mubtada’ yang rabit-nya kembali ke مَاsedangkan kata orang atau kebendaan yang menyandang sifat menjadi maf’ul bih. Contoh :
مَاأَحْسَنَ الْعُلَمَاءَ: Alangkan baiknya para ilmuan!

Sabtu, 09 November 2013

evaluasi



A.    Evaluasi pembelajaran bahasa Arab

1.      Evaluasi
Di dalam daftar kumulatif istilah, kata evaluation dalam bahasa inggris diterjemahkan dengan kata “penilaian” tahap “evaluation”, “teknik penilaian “evaluation Technique’.” Namun demikian dalam tulisan ini kata penilaian tidak digunakan sebab kata itu juga digunakan sebagai terjemahan untuk rating, misalnya pada istilah skala penilaian  ‘rating scale’. Di samping istilah “evaluasi” telah lebih dikenal dan digunakan dalam bidang pendidikan : Evaluasi Belajar Tahap Akhir (EBTA), evaluasi hasil belajar dan sebagainya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia 2003 kata evaluasi berarti penilaian
Menurut Roestiyah N.K. dalam bukunya Masalah-Masalah Ilmu Keguruan menyebutkan pengertian evaluasi adalah sebagai berikut :
Evaluasi adalah proses memahami atau memberi arti, mendapatkan dan mengkomunikasikan suatu informasi bagi petunjuk pihak-pihak pengambil keputusan.
Evaluasi adalah kegiatan mengumpulkan data seluas-luasnya, sedalam-dalamnya yang bersangkutan dengan kapabilitas siswa, guna mengetahui sebab-akibat dan hasil belajar siswa yang dapat mendorong dan mengembangkan kemampuan belajar.
Bloom dalam membahas evaluasi lebih menekankan pada perubahan yang terjadi pada siswa sesudah mengikuti suatu kegiatan belajar (Bloom, 1981). Ia mendefinisikan evaluasi sebagai suatu kegiatan pengumpulan bukti  ‘evidence’ secara sistematik untuk melihat apakah siswa telah mengalami perubahan perilaku serta bagaimana atu beberapa besarnya perubahan itu. Perubahan perilaku itu dihubungkan dengan tujuan pengajaran yang menyangkut ranah kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor.

evaluasi



A.    Evaluasi pembelajaran bahasa Arab

1.      Evaluasi
Di dalam daftar kumulatif istilah, kata evaluation dalam bahasa inggris diterjemahkan dengan kata “penilaian” tahap “evaluation”, “teknik penilaian “evaluation Technique’.” Namun demikian dalam tulisan ini kata penilaian tidak digunakan sebab kata itu juga digunakan sebagai terjemahan untuk rating, misalnya pada istilah skala penilaian  ‘rating scale’. Di samping istilah “evaluasi” telah lebih dikenal dan digunakan dalam bidang pendidikan : Evaluasi Belajar Tahap Akhir (EBTA), evaluasi hasil belajar dan sebagainya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia 2003 kata evaluasi berarti penilaian
Menurut Roestiyah N.K. dalam bukunya Masalah-Masalah Ilmu Keguruan menyebutkan pengertian evaluasi adalah sebagai berikut :
Evaluasi adalah proses memahami atau memberi arti, mendapatkan dan mengkomunikasikan suatu informasi bagi petunjuk pihak-pihak pengambil keputusan.
Evaluasi adalah kegiatan mengumpulkan data seluas-luasnya, sedalam-dalamnya yang bersangkutan dengan kapabilitas siswa, guna mengetahui sebab-akibat dan hasil belajar siswa yang dapat mendorong dan mengembangkan kemampuan belajar.

Penggunaan ما

Penggunaan ما ( ما استعملات ) Fungsi dan makna ما dalam kalimat ada bermacam-macam: 1.       استفهام (kata tanya). Apa, man...